Tulisan
Blog, panduan, dan perbandingan Kasera Pay
Panduan praktis seputar menerima pembayaran QRIS: verifikasi otomatis, integrasi API, dan alur pembayaran untuk komunitas, acara, dan penjualan online. Di bawahnya, panduan langkah demi langkah dan perbandingan Kasera Pay dengan payment gateway lain.
Terbaru
Tiga tulisan yang paling baru terbit.
Menerima pembayaran toko bunga dan papan bunga: tiga papan Rp 750.000 yang tidak bisa dibedakan dari nominalnya, tulisan duka yang baru dirangkai setelah lunas, dan pesanan kantor yang dibayar bagian keuangan
Baca selengkapnyaIntegrasi payment gateway di Flask: csrf.exempt untuk webhook, request.get_data() sebelum apa pun membaca stream, dan requests yang tidak pernah menyerah tanpa timeout
Baca selengkapnyaMenerima pembayaran depot air minum isi ulang: galon Rp 6.000 yang biayanya hampir 5%, pesanan antar yang dibayar sebelum kurir berangkat, dan langganan bulanan yang memangkas biaya per galon
Baca selengkapnya
Panduan44 tulisan
Langkah yang dijalankan sekali dan dipakai seterusnya.
Integrasi payment gateway di n8n: HTTP Request yang aman diulang, webhook yang diverifikasi dari Raw Body, dan satu kueri Postgres sebagai penentu status lunas
Baca selengkapnyaIntegrasi payment gateway di Flask: csrf.exempt untuk webhook, request.get_data() sebelum apa pun membaca stream, dan requests yang tidak pernah menyerah tanpa timeout
Baca selengkapnyaPayment gateway tanpa PT: syarat sebenarnya, batasnya, dan cara memilih
Baca selengkapnyaIuran komunitas: cara menagih, mencatat, dan menutup buku tiap bulan
Baca selengkapnyaChecklist sebelum menerima pembayaran sungguhan yang pertama
Baca selengkapnyaIntegrasi payment gateway di ASP.NET Core: body webhook dibaca sendiri sebelum System.Text.Json menyentuhnya, decimal yang terkirim sebagai 150000.00, dan HttpClient yang menunggu 100 detik
Baca selengkapnyaIntegrasi payment gateway di Nuxt: runtimeConfig yang kosong saat build, server route untuk webhook yang membaca readRawBody, dan satu transaksi Postgres sebagai penulis status lunas
Baca selengkapnyaIntegrasi payment gateway di Cloudflare Workers: fetch yang harus dibungkus sebelum SDK bisa memanggil API, rahasia lewat wrangler secret, dan batch D1 sebagai satu-satunya penulis status lunas
Baca selengkapnyaMenagih langganan bulanan tanpa autodebet: alur per periode yang bisa dijalankan
Baca selengkapnyaIntegrasi payment gateway di Supabase: Edge Functions sebagai backend yang memegang kunci API, verify_jwt yang harus dimatikan hanya untuk webhook, dan fungsi Postgres yang menjadi satu-satunya penulis status lunas
Baca selengkapnyaMemberi akses ke orang lain tanpa membagi kata sandi
Baca selengkapnyaIntegrasi payment gateway di Laravel 13: dari config sampai webhook yang tidak bisa dipalsukan
Baca selengkapnyaIntegrasi payment gateway di PHP tanpa framework: cURL, hash_hmac, dan webhook yang tidak bisa diputar ulang
Baca selengkapnyaIntegrasi payment gateway di Next.js App Router: route handler yang membaca body mentah, dan kunci API yang tidak pernah menyeberang ke peramban
Baca selengkapnyaIntegrasi payment gateway di Node.js dan Express: satu urutan middleware yang menentukan semua pengiriman webhook ditolak atau diterima
Baca selengkapnyaCara memilih payment gateway di Indonesia: sembilan hal yang harus diperiksa sebelum mendaftar, dan cara memeriksanya dalam sepuluh menit
Baca selengkapnyaIntegrasi payment gateway di CodeIgniter 4: satu pengecualian CSRF yang membuat webhook diam-diam dialihkan, dan getRawInput() yang menghapus tanda tangan sebelum sempat diperiksa
Baca selengkapnyaMembuat klien API dari spesifikasi OpenAPI Kasera Pay: yang bisa dibangkitkan mesin, dan empat hal yang tetap harus ditulis tangan
Baca selengkapnyaIntegrasi payment gateway di NestJS: rawBody yang harus dinyalakan di main.ts, guard global yang menolak setiap webhook, dan DTO yang tidak boleh dipasang di route-nya
Baca selengkapnyaIntegrasi payment gateway di Firebase: Cloud Functions sebagai backend yang memegang kunci API, req.rawBody untuk webhook, dan Security Rules yang tidak boleh membiarkan aplikasi menulis status lunas
Baca selengkapnyaIntegrasi payment gateway di Google Sheets dengan Apps Script: tagihan dari baris spreadsheet, Idempotency-Key yang tidak boleh berasal dari nomor baris, dan kenapa statusnya ditarik, bukan dikirim lewat webhook
Baca selengkapnyaIntegrasi QRIS di website: dari nol sampai pembayaran terkonfirmasi otomatis
Baca selengkapnyaJual tiket acara dengan QRIS: panduan panitia dari kuota sampai hari-H
Baca selengkapnyaMenjual kelas dan kursus online: aturan penyerahan 30 hari, akses yang harus diserahkan sendiri, dan janji uang kembali yang mahal
Baca selengkapnyaIntegrasi payment gateway di Python dan Django: empat hal yang menolak pengiriman webhook sebelum view-nya sempat jalan, dan satu nasihat lama yang ternyata keliru
Baca selengkapnyaIntegrasi payment gateway di Go: satu baris decode yang menghapus tanda tangan webhook sebelum sempat diperiksa, dan http.Client bawaan yang tidak punya batas waktu sama sekali
Baca selengkapnyaIntegrasi payment gateway di Flutter: kunci API yang tidak boleh ikut terpasang di ponsel pembeli, dan layar yang tidak pernah boleh dipakai sebagai bukti pembayaran
Baca selengkapnyaIntegrasi payment gateway di FastAPI: await request.body() dan bukan model Pydantic, redirect garis miring yang tidak diikuti, dan time.sleep yang menahan seluruh server
Baca selengkapnyaIntegrasi payment gateway di Spring Boot: @RequestBody byte[] sebelum Jackson menyentuh apa pun, CSRF yang menolak webhook dengan 403, dan @Transactional yang diam-diam tidak berjalan
Baca selengkapnyaIntegrasi payment gateway di Ruby on Rails: request.raw_post dan bukan params, webhook yang ditolak 422 oleh CSRF, dan redirect ke halaman pembayaran yang diblokir Rails sendiri
Baca selengkapnyaVerifikasi akun langkah demi langkah: tiga langkah, apa yang diperiksa di tiap langkah, apa yang sudah bisa jalan sebelum selesai, dan apa yang menahannya
Baca selengkapnyaMenyiapkan pembayaran di WordPress tanpa WooCommerce: satu tautan, dan garis yang menentukan kapan mesin toko benar-benar diperlukan
Baca selengkapnyaMenjaga akun tetap bisa menerima pembayaran: tiga hal yang menghentikannya, dan hanya satu di antaranya soal pelanggaran
Baca selengkapnyaMenyiapkan jualan live dan flash sale: jatah seumur akun yang habis dalam sepuluh menit pertama kalau verifikasinya belum beres, batas harian yang sudah tidak ada lagi dan tidak perlu direncanakan, dan masa berlaku tautan yang menahan stok selama satu jam
Baca selengkapnyaIntegrasi QRIS di POS: memetakan pesanan kasir ke permintaan pembayaran, mengganti QR yang kedaluwarsa, dan mencetak struk hanya setelah uangnya benar-benar masuk
Baca selengkapnyaPencairan dana ke rekening bank: kapan dicairkan, apa yang menahannya, dan biayanya
Baca selengkapnyaQRIS atau Virtual Account: memilih channel pembayaran menurut nominal dan jenis penjualan
Baca selengkapnyaMenangani sengketa dan komplain pembeli: tidak ada metode yang bisa menarik uang sendiri
Baca selengkapnyaMenerima pembayaran dari pembeli di luar Indonesia: siapa yang tetap bisa membayar, dan rupiah sebagai satu-satunya mata uang
Baca selengkapnyaMencatat biaya transaksi pada pembukuan: kenapa pendapatan dicatat bruto, biaya menjadi satu baris beban, dan satu akun yang hampir selalu hilang dari bagan akun
Baca selengkapnyaMenerima pembayaran QRIS tanpa website: tiga cara, dan cara memilihnya
Baca selengkapnyaRekonsiliasi harian toko online: menutup buku tanpa membuka mutasi bank
Baca selengkapnyaBerhenti membuat tautan pembayaran satu per satu: kapan pindah ke integrasi API
Baca selengkapnyaHalaman pembayaran yang dipakai berulang: empat pengaturan nominal beserta urutan kekuatannya, dan satu hal yang harus diganti karena pesanan tidak lagi menempel pada pembayaran
Baca selengkapnya
Perbandingan37 tulisan
Tarif dan channel Kasera Pay berdampingan dengan penyedia lain, dengan tanggal pengambilan angka masing-masing.
Kasera Pay vs Finpay: tarif per transaksi yang lebih rendah melawan pendaftaran yang terbuka untuk perorangan, perjanjian dengan account manager melawan akun swalayan, dan channel yang jauh lebih banyak
Baca selengkapnyaKasera Pay vs Bayarind: tarif yang lebih rendah di hampir setiap baris dan channel yang jauh lebih banyak, melawan dokumentasi API yang terbuka dan akun yang bisa menagih sesaat setelah daftar
Baca selengkapnyaKasera Pay vs Midtrans: tarif, channel pembayaran, dan syarat masuk
Baca selengkapnyaKasera Pay vs Xendit: biaya per transaksi, syarat masuk, dan batas nominal
Baca selengkapnyaKasera Pay vs Moota: baca mutasi rekening atau terbitkan pembayaran sendiri
Baca selengkapnyaGoogle Form plus transfer manual atau tautan pembayaran: hitungan yang menentukan kapan pindah
Baca selengkapnyaKasera Pay vs iPaymu: tarif per channel, dan harga yang dipasang untuk kecepatan pencairan
Baca selengkapnyaKasera Pay vs InterActive QRIS: QRIS statis bebas MDR di bawah Rp 100.000 melawan tagihan per pembayaran, settlement harian otomatis melawan pencairan terjadwal, dan API yang butuh usaha terdaftar
Baca selengkapnyaKasera Pay vs KlikQRIS: QRIS gratis di bawah Rp 200.000 melawan tarif yang lebih tinggi, QRIS milik sendiri lewat MY PG, kode unik di nominal, dan callback yang dicocokkan dengan nilai dari browser
Baca selengkapnyaUang muka atau pelunasan di muka untuk pesanan yang dibuat setelah dibayar: risiko yang berpindah, dan biaya tetap yang dibayar dua kali
Baca selengkapnyaMendaftarkan QRIS langsung ke bank atau menerimanya lewat agregator: satu QR untuk semua pembeli, atau satu kode untuk satu pesanan
Baca selengkapnyaKasera Pay vs Durianpay: QRIS dan Virtual Account yang lebih murah di daftar harga, pendaftaran lewat tim sales dengan formulir PT atau CV, dan UAT sebelum kunci live
Baca selengkapnyaMenawarkan paylater atau menerima pembayaran lunas saja: apa yang sebenarnya berpindah dari penjual, dan apa yang tidak
Baca selengkapnyaMenu Langganan atau tagihan manual tiap bulan: memilih cara menagih iuran yang berulang, dari metode yang bisa dipakai pembayar sampai siapa yang mengingat tunggakan
Baca selengkapnyaKasera Pay vs TriPay: perbandingan jujur untuk developer
Baca selengkapnyaKasera Pay vs Sakurupiah: empat kode QRIS dengan empat tarif, Virtual Account yang lebih murah di bank yang berbeda, dan API yang bentuknya mirip TriPay
Baca selengkapnyaKasera Pay vs Pakasir: perbandingan jujur untuk penjual online dan developer
Baca selengkapnyaKasera Pay vs DOKU: tarif yang lebih murah di sisi mereka, satu perbedaan PPN yang mengubah hitungannya, dan syarat masuk yang jauh lebih ringan di sini
Baca selengkapnyaKasera Pay vs LinkQu: layanan transfer dana yang juga menerima pembayaran, tarif penerimaan yang ditanyakan ke sales, dan dokumen akun bisnis
Baca selengkapnyaKasera Pay vs Paydia: MDR QRIS 0% untuk usaha mikro, tarif Virtual Account yang tidak dicantumkan, dan API berstandar SNAP
Baca selengkapnyaMenunggu webhook atau menanyakan status berkala: yang benar-benar dijamin masing-masing, dan kedaluwarsa yang bisa disusul pembayaran
Baca selengkapnyaKasera Pay vs Faspay: tarif sebelum dan sesudah PPN, langganan dasbor untuk tautan pembayaran, dan pendaftaran lewat tim akuisisi
Baca selengkapnyaKasera Pay vs Mayar: dua lapis biaya versus satu, dan beda kategori produknya
Baca selengkapnyaBeberapa usaha dari satu akun atau akun terpisah untuk masing-masing: yang mengikuti orangnya, dan yang mengikuti usahanya
Baca selengkapnyaMode tes lebih dulu atau langsung live dengan nominal kecil: jatah sepuluh permintaan seumur akun yang tidak pernah reset, QR dan nomor Virtual Account mode tes yang memang sengaja dibuat tidak bisa dibayar, dan endpoint webhook live yang bukan endpoint yang sudah diuji
Baca selengkapnyaSatu endpoint webhook atau beberapa: anggaran percobaan ulang yang berpindah pemilik begitu penerusan dikerjakan sendiri, secret yang bisa dirotasi tanpa menyeret sistem lain, dan urutan antar sistem yang hanya ada pada salah satu bentuknya
Baca selengkapnyaMenutup akun atau membiarkannya tidak dipakai: satu pilihan yang gratis dan bisa dibatalkan kapan saja, satu lagi yang harus disetujui lebih dulu dan menghapus slug halaman pembayaran untuk selamanya, dan simpul verifikasi yang menjebak akun bersaldo yang belum terverifikasi
Baca selengkapnyaWebhook melawan halaman kembali sebagai pemicu pemenuhan pesanan: satu kiriman bertanda tangan yang datang tanpa peramban, satu kepulangan yang bisa tidak pernah terjadi dan bisa dipalsukan siapa saja, dan pembagian kerja yang membuat keduanya tetap dipakai
Baca selengkapnyaMemasang plugin melawan menulis integrasi sendiri: tiga kelas kesalahan yang sudah selesai sebelum baris pertama ditulis, dua nilai yang menentukan segalanya, dan bentuk penjualan yang memaksa jalur panjang
Baca selengkapnyaKasera Pay vs Duitku: siapa lebih murah per channel, dan apa yang tidak diputuskan tarif
Baca selengkapnyaRekening bersama atau pembayaran langsung ke penjual: siapa yang memegang uang, dan apa yang melepaskannya
Baca selengkapnyaLewat agregator atau membangun integrasi sendiri ke bank: biaya yang tidak pernah muncul di tabel tarif
Baca selengkapnyaDropship dan reseller: menagih pembeli atas nama sendiri, atau membiarkan pemasok yang menagih
Baca selengkapnyaMenyebut satu metode pembayaran atau menawarkan semuanya: bukan soal selera, melainkan dua bentuk respons yang berbeda
Baca selengkapnyaPemberitahuan dashboard melawan webhook untuk penjual yang tidak menulis kode: apa yang benar-benar dijamin masing-masing, satu surel yang tidak pernah sampai ke kasir, dan garis yang menentukan siapa sebenarnya butuh webhook
Baca selengkapnyaNomor Virtual Account tetap melawan nomor yang diterbitkan per pesanan: bentuk yang tersedia di sini hanya satu, apa yang benar-benar hilang karenanya, dan tiga cara menutupinya
Baca selengkapnyaCOD atau pembayaran di muka: biaya yang ditanggung pesanan gagal melawan biaya yang ditanggung pesanan berhasil
Baca selengkapnya
Blog80 tulisan
Verifikasi otomatis, integrasi API, dan alur pembayaran untuk komunitas, acara, dan penjualan online.
Menerima pembayaran toko bunga dan papan bunga: tiga papan Rp 750.000 yang tidak bisa dibedakan dari nominalnya, tulisan duka yang baru dirangkai setelah lunas, dan pesanan kantor yang dibayar bagian keuangan
Baca selengkapnyaMenerima pembayaran depot air minum isi ulang: galon Rp 6.000 yang biayanya hampir 5%, pesanan antar yang dibayar sebelum kurir berangkat, dan langganan bulanan yang memangkas biaya per galon
Baca selengkapnyaMenerima pembayaran usaha percetakan dan digital printing: tagihan yang dibuat saat desain di-acc, salah cetak yang tidak pernah jadi refund, dan pesanan kantor yang dibayar bagian keuangan
Baca selengkapnyaMenerima pembayaran jasa renovasi rumah: termin yang diterbitkan saat opname, pekerjaan tambah dan kurang yang tidak pernah jadi refund, dan retensi sebagai tagihan terakhir
Baca selengkapnyaMenerima pembayaran jasa pindahan rumah: DP yang mengunci truk dan tanggal, pelunasan setelah barang diturunkan, dan kerusakan yang dipotong sebelum uangnya masuk
Baca selengkapnyaMenerima pembayaran pesanan hampers dan parsel: kapan pre-order boleh mulai ditagih, pesanan kantor yang melewati plafon, dan satu pembayar untuk puluhan alamat
Baca selengkapnyaMenerima pembayaran pet shop, grooming, dan penitipan hewan: harga grooming yang baru pasti saat hewan dijemput, perpanjangan titip yang dibayar pemilik dari luar kota, dan sisa malam yang dikembalikan
Baca selengkapnyaMenerima pembayaran klinik gigi dan praktik dokter: tagihan yang dibuat di kasir setelah tindakan, keterangan tanpa diagnosis, dan perawatan berbulan-bulan yang ditagih per kunjungan
Baca selengkapnyaMenerima pembayaran jasa fotografi dan videografi: DP yang mengunci tanggal, paket di atas Rp 10.000.000 yang dipecah, file yang diserahkan setelah status Dibayar, dan vendor lain yang tidak ikut ditagihkan
Baca selengkapnyaMenerima pembayaran homestay dan villa: DP yang mengunci tanggal, pelunasan sebelum check-in, deposit kerusakan yang mahal dikembalikan, dan pembatalan yang tidak bisa di-refund lewat sistem
Baca selengkapnyaMenerima pembayaran gym dan studio kebugaran: iuran member lewat menu Langganan, visit harian lewat QR di meja depan, dan paket personal trainer sebagai tagihan tersendiri
Baca selengkapnyaMenerima pembayaran toko bahan bangunan: tagihan sebelum material dimuat atau saat diturunkan, Virtual Account untuk nota besar, dan mandor yang membayar untuk pemilik rumah
Baca selengkapnyaMenerima pembayaran bengkel motor dan mobil: tagihan saat kendaraan siap diambil, uang muka untuk suku cadang inden, dan pekerjaan tambahan yang ditemukan setelah dibongkar
Baca selengkapnyaMenerima pembayaran sewa lapangan futsal, badminton, dan mini soccer: slot yang ditahan selama tagihan hidup, pembayaran yang datang setelah slot dilepas, dan patungan yang lebih mahal daripada satu tagihan
Baca selengkapnyaMenerima pembayaran bimbel dan les privat: yang membayar wali murid, yang harus tercatat nama murid, dan SPP bulanan yang tidak bisa ditagih lewat tautan yang dikirim jauh hari
Baca selengkapnyaMenerima pembayaran usaha katering: rantangan ditagih per periode, nasi kotak acara dengan DP dan pelunasan, dan pesanan pernikahan yang dibayar berbulan-bulan sebelumnya
Baca selengkapnyaMenerima pembayaran usaha laundry: nominal yang baru ada setelah ditimbang, tagihan yang dibuat saat pelanggan siap membayar, dan paket kiloan yang dicatat sendiri
Baca selengkapnyaMenerima pembayaran usaha rental alat: sewa kamera, alat camping, dan perlengkapan acara, dengan uang jaminan yang ditagih terpisah dan denda yang dipotong saat barang kembali
Baca selengkapnyaMenerima pembayaran peserta open trip: persetujuan yang diurus sebelum tautan pertama, DP dan pelunasan per peserta, dan uang yang harus kembali kalau kuota tidak tercapai
Baca selengkapnyaBatas transfer di sisi pembeli: angka yang menolak pembayaran sebelum sampai ke penjual, dan metode yang lolos untuk nominal besar
Baca selengkapnyaMenagih pembeli jastip: bayar di muka atau ditalangi dulu, satu tagihan per pembeli, dan harga yang baru pasti setelah barang dibeli
Baca selengkapnyaVerifikasi callback payment gateway: token statis, hash atas beberapa kolom, atau HMAC atas body mentah, dan apa yang sebenarnya dibuktikan masing-masing
Baca selengkapnyaMelaporkan masalah pembayaran ke dukungan: satu id yang membuat laporan bisa ditelusuri, dan tiga hal yang tidak boleh ikut terkirim
Baca selengkapnyaPuluhan tagihan aktif sekaligus: daftar transaksi yang secara bawaan menyembunyikan tiga status dari lima, kolom pencarian yang hanya menyentuh dua kolom, dan label pesanan yang boleh kembar tanpa satu pun baris keliru
Baca selengkapnyaMenyimpan pembeli sebagai pelanggan: kapan layak, dan kenapa nomor HP yang ditulis dengan cara berbeda membuat satu orang menjadi dua
Baca selengkapnyaDua plafon nominal yang berbeda, dan yang mana yang menolak: rentang sampai satu miliar yang lolos validasi API sementara tidak satu pun metode melayani di atas sepuluh juta, dua penolakan 422 yang terbaca sama padahal berasal dari dua pemeriksaan, dan pemeriksaan ketiga di layar pembeli yang tidak mengembalikan galat apa pun
Baca selengkapnyaServer penjual mati semalam: enam dari tujuh percobaan webhook habis sebelum pagi
Baca selengkapnyaMerotasi signing secret webhook tanpa kehilangan satu pun event: jendela 24 jam saat header membawa dua tanda tangan sekaligus, verifikasi yang hanya membaca entri pertama lalu gagal tanpa suara, dan ekor percobaan ulang yang lebih panjang daripada jendelanya
Baca selengkapnyaKode QRIS gagal dipindai pembeli: dua layar tanpa QR yang artinya berlawanan, tangkapan layar yang diteruskan lewat chat dan tetap sah sampai jamnya habis, dan satu keadaan yang bukan QR gagal melainkan metodenya memang tidak ditawarkan
Baca selengkapnyaMenagih ulang pembeli yang tautannya kedaluwarsa: nomor Virtual Account lama yang masih bisa dibayar berjam-jam kemudian, satu pintu yang hanya bisa ditutup sebelum jamnya habis, dan slot jatah yang tidak pernah kembali
Baca selengkapnyaSatu metode pembayaran hilang dari halaman bayar, dan tidak ada yang mematikannya: empat sebab yang terlihat sama di layar pembeli, dan nomor Virtual Account lama yang tetap bisa dibayar sepanjang itu
Baca selengkapnyaPembayaran yang masuk saat toko tutup: tautan yang mati pukul sebelas malam padahal pembelinya baru bangun pukul enam, satu status kedaluwarsa yang masih bisa berubah menjadi berhasil, dan pemberitahuan yang memang tidak membangunkan siapa pun
Baca selengkapnyaDelapan bank Virtual Account, dan satu keputusan yang tidak ada di halaman pengaturan: kapan mempersempit daftarnya benar-benar mengubah sesuatu, dan kapan satu kode saja menjatuhkan pembayaran yang seharusnya jadi
Baca selengkapnyaPembeli yang membayar di ATM: masa berlaku 60 menit yang tidak cukup untuk perjalanan ke mesin, nama yang dipotong pada 30 karakter, dan nominal yang tidak perlu dibedakan
Baca selengkapnyaPembeli membayar dari rekening orang lain: kenapa pada Virtual Account hal itu tidak menimbulkan masalah pencocokan sama sekali, dan satu nama di layar pembayar yang sebaiknya bukan nama pembeli
Baca selengkapnyaRate limit sebagai masalah rancangan: dua batas yang subjeknya berbeda, satu kode 429 yang berarti tiga hal, dan antrean yang tidak menabrak keduanya
Baca selengkapnyaMenerima pembayaran di bazar dan acara sekolah saat sinyal tidak bisa diandalkan: pembagian yang menentukan segalanya, dan satu jatah yang habis pada pembeli kesebelas
Baca selengkapnyaSatu pesanan dibayar dua kali: menemukan kedua barisnya, dan satu aturan yang membuat tagihan kedaluwarsa masih bisa berubah menjadi lunas
Baca selengkapnyaJualan bernominal kecil: batas minimum yang membuat satu metode hilang dari layar pembeli, dan biaya yang porsinya membengkak di bawah Rp 20.000
Baca selengkapnyaYang perlu disimpan dari sebuah pembayaran di basis data sendiri, dan tiga kolom yang hampir selalu salah dipakai
Baca selengkapnyaData pembeli yang diminta halaman pembayaran, kenapa daftarnya berbeda tiap pesanan, dan satu field yang terlihat benar tetapi tidak dihitung
Baca selengkapnyaAman tidak membayar lewat tautan: enam tanda yang bisa diperiksa pembeli sendiri, dan satu hal yang tidak bisa dibuktikan halaman mana pun
Baca selengkapnyaMenagih sewa kos dan kontrakan tiap bulan: tanggal jatuh tempo yang berserakan, dan satu tautan yang tidak bisa menunggu sampai tanggal itu
Baca selengkapnyaLibur panjang dan arus kas: penjualan tetap jalan, dan uangnya yang berhenti di tengah jalan
Baca selengkapnyaYang dilihat pembeli dari tautan dibuka sampai lunas: satu halaman, dua jalur, dan layar yang berubah sendiri
Baca selengkapnyaMengganti rekening pencairan pada akun yang sudah berjalan: pintu yang terkunci sejak pengajuan dikirim, dan nama yang harus tetap cocok
Baca selengkapnyaMenerima pembayaran atas nama yayasan, sekolah, atau komunitas: nama lembaga yang dibaca pembayar, dan satu orang yang tetap memegangnya
Baca selengkapnyaMenagih di lokasi pelanggan: siapa yang mengetik nominalnya, dan catatan yang menempel pada tiap pekerjaan
Baca selengkapnyaMenagih perusahaan yang membayar lewat bagian keuangan: nomor yang bisa disalin, dan tiga default yang harus diubah
Baca selengkapnyaMenguji webhook dari komputer sendiri: kenapa alamat localhost selalu ditolak, dan urutan yang bekerja
Baca selengkapnyaMenjual ebook, template, dan preset tanpa toko online: batas Rp 10.000 di bawah, dan metode yang harus dimatikan pada harga kecil
Baca selengkapnyaPembeli minta bukti pembayaran: yang sudah dipegangnya sendiri, dan enam isi yang perlu dikirim penjual
Baca selengkapnyaBiaya pemrosesan Xendit Rp 4.000 per transaksi mulai 1 Oktober 2026: apa yang berubah, hitungannya untuk penjual kecil, dan jalan keluarnya
Baca selengkapnyaMembatalkan tagihan yang terlanjur dibuat: bedanya dengan membiarkannya kedaluwarsa, dan satu pintu yang ikut tertutup
Baca selengkapnyaPembeli bilang pembayarannya gagal, tetapi di daftar transaksi tertulis menunggu: mana yang benar
Baca selengkapnyaKasera berjalan di atas Kasera Pay: sistem pembayaran yang kami bangun untuk salon, lalu kami buka untuk semua
Baca selengkapnyaMemisahkan uang usaha dari uang pribadi setelah pembayaran masuk otomatis: satu kolom yang dikunci sejak verifikasi
Baca selengkapnyaPindah dari payment gateway lain tanpa menghentikan penjualan: urutan yang tidak butuh jadwal malam
Baca selengkapnyaMembaca angka penjualan bulanan tanpa salah tafsir: gross, net, dan bulan tempat sebuah pembayaran dihitung
Baca selengkapnyaGoPay Merchant atau QRIS saja: apakah penjual perlu akun merchant di tiap dompet
Baca selengkapnyaShopeePay atau GoPay: perbedaan yang benar-benar terasa sehari-hari
Baca selengkapnyaMengembalikan uang pembeli pada QRIS dan Virtual Account: prosedurnya dan biaya yang hangus
Baca selengkapnyaBatas harian sudah dihapus: batas yang masih berlaku dan cara menaikkannya
Baca selengkapnyaWebhook tidak sampai: memisahkan belum pernah dikirim dari ditolak
Baca selengkapnyaMenetapkan harga setelah biaya transaksi: menghitung bruto dari target bersih
Baca selengkapnyaMenyimpan dan merotasi kunci API: dua rahasia yang arahnya berlawanan
Baca selengkapnyaPembeli bilang sudah bayar, tetapi statusnya masih pending: urutan memeriksanya
Baca selengkapnyaDonasi dan patungan online tanpa yayasan: dua izin yang harus beres lebih dulu
Baca selengkapnyaWebhook pembayaran yang aman: tanda tangan, dan empat hal setelahnya
Baca selengkapnyaJualan lewat WhatsApp dan Instagram: alur pesanan dari chat sampai lunas
Baca selengkapnyaMasa berlaku tagihan: berapa lama satu tautan pembayaran sebaiknya hidup
Baca selengkapnyaMenagih klien sebagai freelance: dari invoice PDF ke tautan bayar
Baca selengkapnyaTagihan ganda dan Idempotency-Key: satu header yang menentukan
Baca selengkapnyaJualan pakai rekening pribadi: kapan itu berhenti masuk akal
Baca selengkapnyaBiaya QRIS 2026: tarif per kategori usaha, dan yang berubah 1 Oktober
Baca selengkapnyaVirtual Account dan transfer biasa: kenapa yang satu bisa cocok otomatis
Baca selengkapnyaOpen payment dan closed payment: bedanya, dan kapan pakai masing-masing
Baca selengkapnyaBukti transfer palsu: cara kerjanya, dan cara menutup celahnya
Baca selengkapnyaCara tahu pembayaran QRIS sudah masuk, tanpa cek mutasi manual
Baca selengkapnyaAlternatif TriPay yang bisa dipakai hari ini
Baca selengkapnya