Panduan · Terbit · Diperbarui
Menjaga akun tetap bisa menerima pembayaran: tiga hal yang menghentikannya, dan hanya satu di antaranya soal pelanggaran
Pertanyaan ini hampir selalu datang dalam bentuk yang salah. Yang ditanyakan adalah “apa yang membuat akun diblokir”, padahal akun yang tiba-tiba tidak bisa menerima pembayaran jauh lebih sering adalah akun yang tidak melanggar apa pun. Ada tiga hal yang bisa menghentikan penerimaan pembayaran, dan urutan seringnya seperti ini: jatah akun yang belum terverifikasi habis, batas per pembayaran atau batas laju tersentuh, lalu penangguhan oleh tim Kasera. Hanya yang terakhir soal pelanggaran, dan yang terakhir itu yang paling jarang.
Panduan ini memisahkan ketiganya, karena pertolongan untuk masing-masing berbeda dan menukarnya berarti menunggu sesuatu yang tidak akan datang. Lalu dibahas perbedaan penangguhan akun dan penahanan pencairan, apa yang sebenarnya dibaca pembayar saat tautan tidak bisa dibuka, dan urutan pencegahan yang bisa dikerjakan hari ini.
Penghenti pertama: jatah akun yang belum terverifikasi
Akun yang belum menyelesaikan verifikasi tetap bisa menerima pembayaran sungguhan, dengan jatah. Yang membuat jatah ini sering disalahpahami adalah satu kata: jatahnya berlaku seumur akun, bukan per hari. Sebanyak 10 permintaan pembayaran dan Rp 1.000.000 secara total, dihitung sejak akun dibuat, tanpa pernah direset.
Yang dihitung juga bukan pembayaran yang masuk, melainkan permintaan pembayaran yang dibuat. Permintaan yang kedaluwarsa tanpa dibayar tetap memakai slotnya, dan hanya permintaan yang dibatalkan yang mengembalikannya. Sepuluh tautan yang dibuat dengan tiga di antaranya terbayar sudah menghabiskan jatah itu. Rinciannya di halaman batas transaksi.
Artinya menunggu sampai besok tidak menolong sama sekali, dan itulah kesalahan yang paling mahal di halaman ini. Satu-satunya hal yang membuka jatah itu adalah menyelesaikan verifikasi. Pesan galatnya memang menyebutkannya langsung, dengan kode unverified_count_cap atau unverified_amount_cap pada status 429, dan bunyinya meminta verifikasi diselesaikan, bukan meminta mencoba lagi nanti.
Satu rincian yang berguna pada sisi nominal: yang dihitung adalah uang yang sudah diterima ditambah yang masih mungkin diterima, yaitu pembayaran berstatus succeeded dan pending. Tagihan yang kedaluwarsa melepaskan kembali jatah nominalnya. Jadi akun yang jatahnya tersendat karena sepuluh tautan menganggur bernominal besar bisa bernapas begitu tautan-tautan itu kedaluwarsa, meski jatah jumlah pembayarannya tetap terpakai. Urutan verifikasinya ada di panduan verifikasi akun langkah demi langkah.
Penghenti kedua: batas per pembayaran dan batas laju
Akun yang sudah aktif tidak punya batas harian: tidak ada batas jumlah maupun total nominal permintaan pembayaran per hari. Yang tetap berlaku ada dua. Batas per pembayaran, yaitu minimum Rp 1.000 untuk QRIS dan Rp 10.000 untuk Virtual Account serta maksimum Rp 10.000.000, menolak satu tagihan dengan 422 dan kode amount_too_small atau amount_too_large tanpa menghentikan tagihan lain. Batas laju, yaitu 300 permintaan per menit per API key dan 120 permintaan per menit per alamat IP pada halaman pembayaran, menolak dengan 429 dan kode rate_limited, dan pulih sendiri dalam hitungan detik.
Keduanya jarang mengganggu perdagangan biasa. Angka lengkapnya, dan mana yang bisa dinaikkan, dibahas di tulisan tentang batas yang masih berlaku dan cara menaikkannya.
Satu catatan untuk yang memakai API: 4xx selain 429 berarti permintaannya sendiri yang salah dan akan tetap salah, sedangkan 429 dengan kode rate_limited layak diulang dengan Idempotency-Key yang sama; 429 dengan kode unverified_count_cap atau unverified_amount_cap tidak. Daftar kode lengkapnya ada di dokumentasi kode galat, dan pembedaan ketiga sumber 429 itu beserta bentuk antrean yang tidak menabrak batas laju dibahas di tulisan tentang rate limit dan lonjakan permintaan.
Penghenti ketiga: penangguhan, dan bedanya dengan penahanan pencairan
Penangguhan adalah satu-satunya penghenti yang berkaitan dengan kebijakan, dan satu-satunya yang dijalankan manusia. Yang penting dipahami adalah bahwa penangguhan akun dan penahanan pencairan adalah dua tombol terpisah, dengan akibat yang sama sekali berbeda.
- Penahanan pencairan hanya menyentuh jalur uang keluar. Pembayaran tetap bisa dibuat dan tetap bisa dibayar, dana tetap terkumpul di saldo, dan akan dicairkan setelah penahanan dibuka. Halaman pencairan menyebut penahanan itu sebagai alasan yang terbaca, dan ada surel tersendiri yang mengabarkannya.
- Penangguhan akun menghentikan penerimaan pembayaran baru sekaligus mengeluarkan pemiliknya dari dashboard, dan tidak bisa masuk kembali sampai penangguhan dicabut. Karena sesinya diakhiri pada saat yang sama, surel penangguhan adalah satu-satunya pesan yang sampai, dan surel itu yang perlu dibalas untuk mengetahui alasannya.
Pada keduanya saldo tetap tercatat dan tidak hangus. Kebijakannya menyatakannya terbuka: uang yang sah tidak hilang karena penangguhan, dan dibayarkan begitu sah dan aman dilakukan. Bagi yang memakai API, penolakannya bernama, yaitu 403 dengan kode merchant_suspended, bukan kegagalan yang tanpa sebab.
Apa yang dibaca pembayar, dan apa yang tidak hilang
Bagian ini yang paling sering tidak terduga, dan paling menentukan apa yang perlu dikatakan kepada pembeli. Pembayar tidak pernah diberi tahu keadaan akun penjualnya.
- Tautan yang masih menunggu pembayaran pada akun yang ditangguhkan terbaca sebagai halaman yang tidak tersedia, persis sama dengan tautan yang salah ketik.
- Halaman pembayaran pada akun yang jatah sebelum verifikasinya habis menjawab terjadi kesalahan dan meminta mencoba lagi. Memang sengaja tidak menyebut sebabnya.
Yang tidak hilang juga perlu diketahui, karena ini menenangkan pembeli yang sudah bayar: riwayat yang sudah selesai tetap terbuka. Halaman bukti pembayaran yang sudah lunas tetap bisa dibuka pembayarnya, demikian juga tautan yang kedaluwarsa atau dibatalkan. Yang ditutup hanya tautan yang masih menunggu pembayaran. Catatan pembayar tentang apa yang sudah terjadi bukan milik penjualnya untuk dihilangkan.
Sisi integrasi juga tidak kehilangan apa pun. Pengiriman webhook pada akun yang ditangguhkan ditunda, bukan dibuang: jadwal percobaan berikutnya digeser sekitar lima menit tiap putaran sementara hitungan percobaannya tidak bertambah, sehingga tidak ada event yang kehabisan percobaan selama penangguhan dan pengiriman berjalan lagi dalam satu putaran penundaan setelah dicabut. Bedanya dengan webhook yang gagal karena sebab lain dibahas di tulisan tentang webhook yang tidak sampai.
Dua daftar pada kebijakan, dengan akibat yang berbeda
Kebijakan penggunaan terlarang memuat dua daftar, dan keduanya tidak setara. Membacanya sebagai satu daftar panjang adalah cara paling umum untuk salah menilai risiko sendiri.
- Tidak pernah diizinkan. Judi dan undian, narkotika dan obat keras tanpa izin, senjata dan bahan peledak, pornografi dan layanan seksual, skema investasi tanpa izin OJK termasuk robot trading dan opsi biner, perdagangan kripto di luar penyelenggara berizin Bappebti, usaha transfer uang dan penukaran uang termasuk menjual kembali layanan penerimaan pembayaran, barang palsu dan media bajakan, satwa dilindungi, penipuan dan phishing, pendanaan terorisme dan pencucian uang, serta pemasaran berjenjang tanpa SIUPL. Keyakinan yang wajar bahwa akun dipakai untuk salah satunya menghentikan penerimaan pembayaran seketika dan menahan pencairan selama pemeriksaan.
- Hanya dengan persetujuan tertulis lebih dulu. Menerima pembayaran atas nama usaha atau orang lain termasuk panitia yang memegang dana vendor, donasi dan penggalangan dana, perjalanan dan tiket serta hal lain yang dibayar jauh sebelum diserahkan, pre-order dan langganan dengan penyerahan lebih dari tiga puluh hari ke depan, serta tembakau, vape dan alkohol sejauh perizinan setempat mengizinkan. Daftar ini bukan larangan. Memberitahu lebih dulu dan menunggu persetujuan membuat kegiatannya sah dijalankan.
Benang merah daftar kedua disebut terbuka pada kebijakannya: kegiatan-kegiatan ini memegang uang atau janji milik orang lain, dan kegagalannya menimpa para pembayar. Daftar lengkap beserta penegakannya ada di kebijakan penggunaan terlarang.
Urutan pencegahan yang bisa dikerjakan hari ini
- Selesaikan verifikasi sebelum berjualan serius, bukan setelah jatahnya mentok. Jatah akun belum terverifikasi tidak pernah pulih dengan sendirinya, jadi menundanya berarti memilih hari berhentinya sendiri.
- Tanyakan lebih dulu kalau kegiatannya ada di daftar kedua, ke halo@kasera.id, sebelum tautan disebar. Bertanya tidak berbiaya; penangguhan di tengah hari dagang berbiaya besar.
- Pisahkan kode galat
429di sisi integrasi, sehingga pesan ke petugas tokonya berbeda:rate_limitedberarti tunggu sebentar, jatah sebelum verifikasi yang habis berarti selesaikan verifikasi. Menyatukan keduanya menjadi “coba lagi nanti” adalah cara menunggu sesuatu yang tidak akan datang. - Siapkan jawaban untuk pembeli yang tautannya tidak terbuka, karena halaman pembayaran tidak menjelaskan sebabnya dan pembeli akan bertanya lewat chat.
- Pastikan surel pemilik akun benar-benar terpantau. Saat akun ditangguhkan, dashboard tidak bisa dibuka, sehingga surel adalah satu-satunya jalan mengetahui alasan dan langkah berikutnya.
- Jangan menjual kembali layanan penerimaan pembayaran kepada pihak ketiga. Ini ada di daftar pertama, dan bentuknya sering tidak disadari: satu akun yang dipakai menagih untuk beberapa penjual lain adalah bentuk itu, bukan penghematan biaya.
Terakhir, satu hal yang tidak termasuk penghenti penerimaan pembayaran meski sering dikhawatirkan begitu: pencairan yang gagal atau tertahan tidak menghentikan penerimaan pembayaran. Keduanya jalur terpisah, dan rinciannya ada di panduan pencairan dana.
Halaman ini soal menjaga akun tetap bisa menerima pembayaran. Keputusan yang berlawanan, yaitu menghentikannya dengan sengaja pada usaha musiman atau usaha yang bubar, dibahas di perbandingan menutup akun dan membiarkannya tidak dipakai.
Pertanyaan yang sering muncul
Kenapa pembayaran berhenti padahal tidak ada yang dilanggar?
Penyebab paling sering adalah batas, bukan pelanggaran. Akun yang belum selesai diverifikasi memiliki jatah yang berlaku seumur akun, yaitu 10 permintaan pembayaran dan Rp 1.000.000 secara total, bukan per hari, sehingga jatah itu tidak pernah pulih dengan menunggu sampai besok dan hanya terbuka oleh verifikasi. Akun yang sudah terverifikasi tidak punya batas harian; yang tetap berlaku adalah batas per pembayaran dan batas laju per menit.
Apa bedanya penangguhan akun dan penahanan pencairan?
Keduanya tombol yang berbeda dengan akibat yang berbeda. Penahanan pencairan hanya menyentuh jalur uang keluar: pembayaran tetap bisa dibuat dan dibayar, dana tetap terkumpul di saldo, dan akan dicairkan setelah penahanan dibuka. Penangguhan akun menghentikan penerimaan pembayaran baru sekaligus mengeluarkan pemiliknya dari dashboard sampai penangguhan dicabut. Pada keduanya saldo tetap tercatat dan tidak hangus.
Apa yang dilihat pembayar kalau tautannya tidak bisa dibuka?
Pembayar tidak diberi tahu alasannya. Tautan yang masih menunggu pembayaran pada akun yang ditangguhkan terbaca sebagai halaman yang tidak tersedia, sama seperti tautan yang salah ketik. Kalau penyebabnya jatah sebelum verifikasi yang sudah habis, halaman pembayaran hanya menjawab bahwa terjadi kesalahan dan meminta mencoba lagi. Keduanya tidak menyebut akun penjualnya, jadi pembayar yang bertanya lewat chat perlu dijawab sendiri.
Apakah halaman pembayaran yang sudah lunas ikut hilang saat akun ditangguhkan?
Tidak. Riwayat yang sudah selesai tetap terbuka, termasuk halaman bukti pembayaran yang sudah lunas, juga tautan yang kedaluwarsa atau dibatalkan. Yang ditutup hanya tautan yang masih menunggu pembayaran. Catatan pembayar tentang apa yang sudah terjadi memang bukan milik penjualnya untuk dihilangkan.
Apakah webhook yang gagal terkirim saat penangguhan akan hilang?
Tidak hilang dan tidak kehabisan percobaan. Pengiriman webhook milik akun yang ditangguhkan ditunda, bukan dibuang: jadwal percobaan berikutnya digeser sekitar lima menit tiap putaran sementara hitungan percobaannya tidak bertambah, sehingga pengiriman berjalan lagi dalam satu putaran penundaan setelah penangguhan dicabut.