Perbandingan · Terbit · Diperbarui
Beberapa usaha dari satu akun atau akun terpisah untuk masing-masing: yang mengikuti orangnya, dan yang mengikuti usahanya
Satu orang yang menjalankan katering pada hari kerja dan menyewakan alat pesta pada akhir pekan, atau satu toko yang membuka cabang kedua dengan nama sendiri, cepat atau lambat sampai pada pertanyaan yang sama: cukup satu akun pembayaran untuk keduanya, atau masing-masing perlu akunnya sendiri.
Jawabannya tidak ditentukan oleh jumlah usahanya, melainkan oleh satu garis yang sudah ada di dalam sistemnya. Sebagian hal melekat pada orangnya dan tidak pernah diminta dua kali. Sisanya melekat pada usahanya, dan tidak ada satu pun cara membelahnya dari dalam satu akun. Begitu daftar itu dibaca, keputusannya biasanya sudah jelas dalam satu menit.
Satu login sudah bisa memegang beberapa usaha
Hal pertama yang perlu diluruskan: memilih akun terpisah tidak berarti membuat email baru, mendaftar ulang dari nol, dan berpindah-pindah login. Satu login bisa memegang beberapa usaha sekaligus. Dasbor menyediakan pemilih usaha yang mendaftar semua usaha yang dipegang login itu, di panel kiri pada layar lebar dan di halaman pengaturan pada layar sempit, dan pilihan terakhir di dalamnya adalah membuat usaha baru.
Yang perlu diketahui tentang pemilih itu ada tiga. Pertama, sesi selalu bekerja untuk satu usaha saja pada satu waktu, sehingga berpindah usaha memuat ulang seluruh halaman: setiap angka di layar terikat pada satu usaha, dan memuat ulang adalah cara paling jujur menyegarkannya. Kedua, pilihan membuat usaha baru hanya aktif kalau email dan nomor telepon pemiliknya sudah terverifikasi; sebelum itu pilihannya tetap terlihat dalam keadaan nonaktif beserta keterangannya, bukan disembunyikan. Ketiga, formulirnya pendek, hanya nama usaha dan bidang usaha, masing-masing paling panjang 60 karakter, lalu langsung masuk ke wizard onboarding untuk usaha baru itu.
Wizard itulah bagian yang paling sering disalahpahami. Untuk pemilik yang identitasnya sudah diverifikasi, seluruh bagian verifikasi identitas dilewati, karena dokumen itu sudah ada dan melekat pada orangnya. Rekening pencairan juga tidak diminta lagi, karena rekening itu milik orangnya. Yang tersisa adalah kelengkapan usaha barunya sendiri. Bedanya nyata sampai ke kode status internalnya, yang membedakan setup belum lengkap dari verifikasi belum lengkap, supaya tidak muncul ajakan menyelesaikan verifikasi yang membuka formulir tanpa satu pun pertanyaan tersisa. Cara membaca tahapan verifikasi selengkapnya ada di panduan verifikasi akun langkah demi langkah.
Yang mengikuti orangnya, dan yang mengikuti usahanya
Mengikuti orangnya ada tiga hal, dan ketiganya adalah bagian yang paling merepotkan kalau harus diulang: login beserta verifikasi email dan nomor teleponnya, identitas beserta dokumen yang sudah disetujui, dan rekening pencairan.
Rekening pencairan sering dikira milik tiap usaha, padahal bukan. Rekening itu milik pemilik yang menyelesaikan verifikasi, dan semua usahanya mencairkan ke rekening yang sama. Pemilik bisa menggantinya sendiri hanya selama belum ada satu pun usahanya yang sedang diajukan, ditinjau, atau aktif (belum pernah diajukan, atau ditolak). Setelah itu rekeningnya terkunci, dan penggantiannya lewat tim dukungan di halo@kasera.id.
Selebihnya mengikuti usahanya, satu per satu:
- Nama yang dibaca pembeli. Nama usaha yang muncul di halaman pembayaran diambil dari profil usaha itu, bukan diketik per transaksi.
- Halaman pembayaran permanen. Satu usaha memiliki satu alamat halaman pembayaran, jadi dua merek dalam satu akun berbagi satu tautan dan satu nama.
- Jatah sebelum verifikasi. Dihitung per usaha, bukan per orang.
- Kunci API dan pengaturan webhook. Satu kunci aktif per usaha untuk tiap mode, live dan tes.
- Tim dan perannya. Undangan, peran staf yang menerima pembayaran, dan peran developer yang memegang kunci, semuanya per usaha.
- Daftar transaksi dan pencatatannya. Sebuah pembayaran selamanya milik usaha yang menerbitkannya.
Satu catatan tentang peran, karena sering dikira bisa diakali: kepemilikan tidak bisa dipindahkan dan peran tidak bisa diubah dari layar tim. Pemilik adalah orang yang menyelesaikan verifikasi dan memegang rekening pencairannya, sehingga mengubah peran akan sama dengan memindahkan uang orang lain. Yang bisa dibagikan hanya undangan staf dan developer. Pembagian akses di dalam satu usaha dibahas terpisah di panduan keamanan akun dan akses tim.
Tiga hal yang tidak bisa dikerjakan merchant_ref
Jalan tengah yang biasanya terpikir lebih dulu adalah menandai tiap transaksi dengan penanda sendiri, lalu menyaring laporannya per merek. Untuk laporan, cara itu memang bekerja: nilai merchant_ref paling panjang 64 karakter, disimpan, dikembalikan pada respons, dan bisa dipakai menyaring daftar transaksi, sehingga penjualan tiap merek bisa dihitung terpisah tanpa akun tambahan.
Yang tidak bisa dilakukannya ada tiga, dan ketiganya persis alasan orang membuka akun terpisah, walau yang kedua tidak terselesaikan dengan akun terpisah juga. Nilai itu tidak mengubah nama usaha yang dibaca pembeli saat membayar. Nilai itu tidak memisahkan uangnya ke rekening berbeda, karena pencairan selalu ke rekening pemiliknya, apa pun usahanya. Dan nilai itu tidak memberi tiap merek batas nominal per pembayaran sendiri. Satu hal lagi yang perlu diingat karena sering dikira sebaliknya: penanda itu bukan pencegah duplikat. Dua permintaan dengan merchant_ref yang sama tetap menjadi dua tagihan; perlindungan pengulangan hanya datang dari header Idempotency-Key.
Jebakan jatah pada usaha yang baru dibuat
Membuka akun kedua untuk menampung limpahan volume tidak ada gunanya: usaha yang onboarding-nya sudah aktif tidak punya batas jumlah atau total nominal per hari. Usaha kedua justru mulai dari posisi yang lebih sempit. Sebelum onboarding-nya aktif, yang berlaku adalah jatah kecil seumur akun yang tidak pernah kembali nol dengan menunggu, dan hanya terbuka dengan menyelesaikan verifikasi usaha itu. Angka, kode penolakan, dan batas lain yang masih berlaku ada di artikel batas yang masih berlaku dan cara menaikkannya.
Hitungan biaya: yang bertambah hanya satu
Memegang akun kedua tidak dikenai biaya bulanan maupun biaya pendaftaran, dan tarif transaksinya identik di kedua sisi, yaitu QRIS 0,7% ditambah Rp 250 dan Virtual Account Rp 5.000 tetap per transaksi. Jadi memecah penjualan menjadi dua akun tidak mengubah sepeser pun biaya per transaksinya.
Yang benar-benar bertambah adalah pencairan, karena biayanya Rp 3.000 per pencairan dan dihitung per usaha. Sebagai gambaran, penjual yang mencairkan seminggu sekali membayar sekitar Rp 12.000 sebulan dengan satu usaha, dan sekitar Rp 24.000 sebulan kalau penjualannya dipecah ke dua usaha yang masing-masing mencairkan sendiri. Selisihnya kecil, tetapi ada pasangannya yang lebih mengganggu: minimum pencairan Rp 10.000 berlaku per usaha, sehingga usaha kedua yang masih sepi bisa menahan saldonya lebih lama sebelum layak dicairkan. Mekanisme dan jadwalnya dibahas di panduan pencairan dana.
Yang tidak bertambah adalah rekening: dua usaha milik satu orang selalu mencairkan ke rekening bank yang sama, karena rekening itu milik orangnya, bukan usahanya. Pemisahan uang usaha dari uang pribadi adalah persoalan lain lagi, dan dibahas di artikel memisahkan uang usaha dan uang pribadi.
Kriteria memilih
Akun terpisah untuk masing-masing usaha kalau salah satu dari empat hal ini benar: pembeli harus membaca nama usaha yang berbeda saat membayar, saldo dan laporannya harus berdiri sendiri, orang yang menangani pembayarannya berbeda dan tidak boleh saling melihat transaksi, atau salah satu usaha berjalan di atas integrasi teknis sendiri sehingga memerlukan kunci dan webhook sendiri.
Satu hal yang tidak bisa dicapai dengan usaha kedua: uang yang mendarat di rekening berbeda. Selama pemiliknya orang yang sama, semua usaha mencairkan ke rekening yang sama. Kalau uangnya memang harus berpisah sampai ke rekening, pemiliknya pun harus berbeda, yaitu akun yang didaftarkan dan diverifikasi oleh orang lain. Susunan yang belum jelas bisa ditanyakan ke halo@kasera.id.
Cukup satu akun kalau keempatnya salah: pembeli membaca nama yang sama dan itu tidak menjadi masalah, saldonya boleh menyatu, orangnya sama, dan pemisahannya murni untuk laporan. Dalam keadaan itu merchant_ref mengerjakan seluruh kebutuhannya tanpa menambah satu pun pencairan.
Satu pertimbangan terakhir yang membuat keputusan ini layak dipikirkan di awal: sebuah pembayaran selamanya tercatat pada usaha yang menerbitkannya. Memindahkan riwayat dari satu usaha ke usaha lain bukan sesuatu yang bisa dikerjakan belakangan, sehingga akun yang dipecah setelah setahun berjalan akan meninggalkan riwayat lamanya menyatu di tempat asalnya. Memilih struktur sebelum pembayaran pertama masuk jauh lebih murah daripada merapikannya kemudian.
Pertanyaan yang sering muncul
Apakah identitas harus diverifikasi ulang untuk usaha kedua?
Tidak. Identitas dan dokumen melekat pada orang yang mendaftarkannya, bukan pada usahanya, sehingga wizard onboarding untuk usaha kedua melewati seluruh bagian verifikasi identitas dan hanya meminta kelengkapan usaha itu sendiri. Rekening pencairan juga tidak diminta lagi, karena rekening itu milik orangnya dan dipakai semua usahanya. Yang tersisa berstatus setup belum lengkap, bukan verifikasi belum lengkap, dan keduanya memang dibedakan supaya tidak muncul ajakan mengisi formulir yang tidak akan menanyakan apa pun.
Bisakah tiap usaha mencairkan ke rekening yang berbeda?
Tidak dari satu orang. Rekening pencairan melekat pada pemilik yang menyelesaikan verifikasi, bukan pada usahanya, sehingga semua usaha milik orang itu mencairkan ke rekening yang sama. Rekening terpisah untuk usaha terpisah berarti pemilik terpisah: usaha itu didaftarkan dan diverifikasi oleh orang lain, atau oleh badan usaha lewat tim dukungan di halo@kasera.id.
Apakah membuka akun kedua memberi tambahan jatah?
Tidak ada yang perlu ditambah. Usaha yang onboarding-nya sudah aktif tidak punya batas harian, jadi usaha kedua tidak menambah kapasitas apa pun. Justru sebaliknya: usaha yang baru dibuat mulai dari jatah sebelum verifikasi yang kecil dan berlaku seumur akun, sampai verifikasinya sendiri selesai.
Apakah merchant_ref cukup untuk memisahkan catatan dua merek dalam satu akun?
Cukup untuk laporan, tidak cukup untuk hal lain. Nilai itu disimpan, dikembalikan, dan bisa dipakai menyaring daftar transaksi, sehingga penjualan tiap merek dapat dihitung terpisah. Yang tidak bisa dilakukannya ada tiga: mengubah nama usaha yang dibaca pembeli di halaman pembayaran, memisahkan uangnya ke rekening berbeda, dan memberi tiap merek batas nominal per pembayaran sendiri. Nama dan batas nominal melekat pada usahanya, bukan pada nilai yang dikirim per transaksi; rekening pencairan melekat pada pemiliknya, jadi usaha kedua milik orang yang sama pun tetap mencairkan ke rekening yang sama.