Perbandingan · Terbit · Diperbarui
Kasera Pay vs iPaymu: tarif per channel, dan harga yang dipasang untuk kecepatan pencairan
Jawaban singkatnya: tarif iPaymu tidak bisa dibaca per baris, karena hari pencairan punya harga sendiri. Channel yang sama diterbitkan dua kali, murah untuk pencairan H+2, jauh lebih mahal untuk H+0. Kasera Pay satu harga berapa pun jadwalnya: tarif QRIS 0,7 persen plus Rp 250 per transaksi. Angka iPaymu dibaca dari halaman harga mereka pada 3 Oktober 2026 dan dikutip apa adanya di bawah; halaman ini ditulis oleh tim Kasera Pay sendiri.
Karena itu setiap tabel di bawah menyebut baris pencairan mana yang dipakai — pemenangnya bisa berbalik hanya karena jadwal pencairan berubah.
QRIS, dua baris untuk satu channel
Halaman harga iPaymu pada 3 Oktober 2026 mencantumkan QRIS dinamis dalam dua baris pencairan, masing-masing dengan dua tingkat nominal. Untuk pembayaran sampai Rp 100.000: 0,5 persen pada pencairan H+2, dan 0,5 persen ditambah 1,8 persen pada H+0. Untuk pembayaran di atas Rp 100.000: 0,7 persen pada H+2, dan 0,7 persen ditambah 1,8 persen pada H+0. Kasera Pay menagih tarif QRIS 0,7 persen ditambah Rp 250 per transaksi berhasil, satu angka yang tidak berubah menurut jadwal pencairan maupun nominal.
| Nominal | Kasera Pay | iPaymu H+2 | iPaymu H+0 |
|---|---|---|---|
| Rp 25.000 | Rp 425 | Rp 125 | Rp 575 |
| Rp 50.000 | Rp 600 | Rp 250 | Rp 1.150 |
| Rp 150.000 | Rp 1.300 | Rp 1.050 | Rp 3.750 |
| Rp 500.000 | Rp 3.750 | Rp 3.500 | Rp 12.500 |
| Rp 2.000.000 | Rp 14.250 | Rp 14.000 | Rp 50.000 |
Melawan baris H+2, iPaymu lebih murah di setiap nominal dan tidak ada titik impas. Di atas Rp 100.000 komponen persentasenya identik, jadi selisihnya tepat Rp 250. Sampai Rp 100.000 selisihnya Rp 250 ditambah 0,2 persen dari nominal: Rp 300 pada Rp 25.000, Rp 350 pada Rp 50.000, dan Rp 450 pada Rp 100.000. Melawan baris H+0, arahnya berbalik di atas sekitar Rp 15.600, yaitu titik saat selisih 1,6 persen pada tingkat sampai Rp 100.000 melewati Rp 250. Nominal minimum QRIS di Kasera Pay adalah Rp 1.000, jadi pada pembayaran yang sangat kecil baris H+0 iPaymu tetap lebih murah; di atas sekitar Rp 15.600, Kasera Pay lebih murah pada setiap nominal.
Ukuran yang lebih berguna adalah per bulan. Sebuah toko dengan omzet QRIS Rp 30.000.000 per bulan pada nominal rata-rata Rp 150.000 memproses sekitar 200 transaksi. Komponen persentase 0,7 persen sama di kedua sisi, jadi yang perlu dibandingkan hanya sisanya: komponen tetap Kasera Pay menjadi Rp 50.000 sebulan, sementara tambahan 1,8 persen pada baris H+0 menjadi Rp 540.000 sebulan. Pada baris H+2, angka yang sama membuat iPaymu lebih murah Rp 50.000 sebulan. Selisih antara kedua kesimpulan itu bukan soal siapa lebih murah, melainkan soal berapa harga dua hari.
Virtual Account
Di sini tidak ada tafsir yang bisa memenangkan kami. Halaman harga iPaymu pada 3 Oktober 2026 menetapkan Rp 3.500 untuk BRI, BNI, Permata, CIMB Niaga, dan Danamon, Rp 4.000 untuk Mandiri, dan untuk BCA dua pilihan, Rp 4.500 pada H+2 atau Rp 3.500 pada H+4. Angka-angka itu ditampilkan sebagai harga diskon dari Rp 5.000. Kasera Pay menagih Rp 5.000 tetap untuk kedelapan banknya, dan daftar yang berlaku hari ini ada di dokumentasi metode pembayaran.
Artinya terpaut Rp 1.500 pada lima bank, Rp 1.000 pada Mandiri, dan Rp 500 pada BCA jika pencairan H+2 yang dipilih. Satu-satunya catatan ke arah sebaliknya kecil: Maybank ada di daftar Kasera Pay dan tidak muncul di daftar harga iPaymu, sedangkan iPaymu mencantumkan BTN dan BSI yang tidak ada di sini.
Channel yang hanya ada di sisi iPaymu
Kartu kredit Visa dan Mastercard ditagih 2,5 persen ditambah Rp 2.000 dengan pencairan H+3 di iPaymu, dan baris ini termasuk channel yang ada di satu sisi saja, bukan perbandingan tarif. Daftar metode yang aktif di sini hari ini ada di dokumentasi metode pembayaran.
Di luar itu, iPaymu menerbitkan channel yang memang tidak ada padanannya di sini: e-wallet dengan tombol tersendiri pada 3,5 persen, gerai Indomaret, Alfamart, dan Dan+Dan, COD sebesar 3 persen yang ditagih setelah barang dibayar dan diterima, direct debit sebesar 1,4 persen ditambah Rp 2.000, cicilan tanpa kartu kredit sebesar 1,5 persen ditambah Rp 5.000, QRIS statis untuk bisnis offline pada 0 sampai 0,3 persen, dan escrow yang mereka sebut gratis. Untuk penjual yang pembelinya membayar di minimarket atau meminta bayar di tempat, perbandingannya berhenti di sini dan jawabannya bukan kami. Satu catatan yang perlu jujur disebut: pada QRIS, satu kode sudah menerima pembayaran dari seluruh aplikasi dompet digital, jadi baris e-wallet tersendiri menambah pilihan tombol, bukan menambah jangkauan pembeli.
Pencairan dan biaya masuk
Keduanya menyatakan tidak ada biaya aktivasi maupun biaya bulanan. Untuk pencairan dana, halaman harga iPaymu mencantumkan Rp 3.000 lewat BI Fast dan Rp 7.500 lewat online transfer, yang mereka sebutkan khusus untuk bank yang belum masuk BI Fast. Kasera Pay menagih Rp 3.000 per pencairan tanpa tingkat kedua, jadi bank tujuan tidak mengubah angkanya. Aturan hari kerja, ambang minimum, dan lima pilihan jadwal pencairan di sisi Kasera Pay diuraikan di panduan pencairan dana.
Batas nominal dan volume
Default Kasera Pay adalah pembayaran minimum Rp 1.000 untuk QRIS dan Rp 10.000 untuk Virtual Account, serta maksimum Rp 10.000.000 per pembayaran. Akun terverifikasi tidak punya batas jumlah maupun total nominal per hari. Maksimum Virtual Account bisa dinaikkan per akun, dan seluruh angkanya diterbitkan di dokumentasi batas. Halaman harga iPaymu tidak menyebutkan batas serupa, jadi angka pembanding di sisi mereka tidak bisa dinyatakan dari sumber publik yang sama.
Kesimpulan
Pilih iPaymu kalau biaya per transaksi adalah kriteria utama dan pencairan H+2 sampai H+4 dapat diterima, kalau Virtual Account adalah channel utama, kalau pembeli membayar di gerai retail atau meminta COD, atau kalau escrow dibutuhkan. Pada seluruh kondisi itu tidak ada argumen tandingan yang jujur di halaman ini. Gateway lain dengan daftar channel sebanding dibandingkan di perbandingan Kasera Pay dan Duitku.
Pilih Kasera Pay kalau uang perlu cepat berpindah tanpa membayar tambahan untuk itu, karena tarif di sini tidak berubah menurut jadwal pencairan; kalau satu tarif untuk semua bank lebih mudah dihitung daripada tarif per bank per hari pencairan; kalau pendaftaran perlu selesai sebagai perorangan tanpa badan usaha, seperti dijelaskan di panduan payment gateway tanpa PT; atau kalau yang dicari permukaan yang sengaja kecil, yaitu QRIS dan Virtual Account, dengan satu API, kunci idempotensi pada pembuatan pembayaran, dan webhook bertanda tangan. Kalau kriterianya murni angka pada baris tarif yang sabar, halaman ini sudah menyebutkan pemenangnya, dan itu bukan kami.
Pertanyaan yang sering muncul
Mana yang lebih murah untuk QRIS?
Tergantung baris mana yang dipilih, dan itulah inti halaman ini. Halaman harga iPaymu pada 3 Oktober 2026 membagi QRIS dinamis menurut nominal dan jadwal pencairan: sampai Rp 100.000 dikenai 0,5 persen untuk pencairan H+2 atau 0,5 persen ditambah 1,8 persen untuk H+0, dan di atas Rp 100.000 dikenai 0,7 persen untuk H+2 atau 0,7 persen ditambah 1,8 persen untuk H+0. Kasera Pay menagih 0,7 persen ditambah Rp 250 per transaksi berhasil. Melawan baris H+2, iPaymu selalu lebih murah: tepat Rp 250 di atas Rp 100.000, dan lebih lebar lagi sampai Rp 100.000, misalnya Rp 300 pada pembayaran Rp 25.000. Melawan baris H+0, Kasera Pay lebih murah untuk setiap pembayaran di atas sekitar Rp 15.600.
Bagaimana dengan Virtual Account?
iPaymu lebih murah pada setiap bank yang sama. Halaman harga iPaymu pada 3 Oktober 2026 menetapkan Rp 3.500 untuk BRI, BNI, Permata, CIMB Niaga, dan Danamon, Rp 4.000 untuk Mandiri, serta Rp 4.500 untuk BCA pada pencairan H+2 atau Rp 3.500 pada H+4. Kasera Pay menagih Rp 5.000 tetap untuk kedelapan banknya. Artinya terpaut Rp 1.500 pada lima bank, Rp 1.000 pada Mandiri, dan Rp 500 pada BCA. Maybank ada di daftar Kasera Pay dan tidak muncul di daftar harga iPaymu.
Apa maksudnya hari pencairan punya harga sendiri?
Pada beberapa channel, iPaymu menerbitkan dua tarif untuk channel yang sama dan yang membedakan hanya jarak ke pencairan. QRIS H+0 dikenai 1,8 persen lebih mahal daripada H+2. Virtual Account BCA Rp 4.500 pada H+2 dan Rp 3.500 pada H+4. Convenience store Rp 4.000 ditambah 1,8 persen pada H+0 dan Rp 4.000 saja pada H+3. Konsekuensinya, tabel tarif itu tidak bisa dibaca per baris sebelum pertanyaan arus kas dijawab lebih dulu. Kasera Pay tidak punya baris seperti itu sama sekali: tarifnya satu, dan jadwal pencairan diatur terpisah tanpa mengubah biaya per transaksi.
Berapa biaya pencairan di kedua sisi?
Hampir sama, dengan satu perbedaan. Halaman harga iPaymu pada 3 Oktober 2026 mencantumkan pencairan dana Rp 3.000 lewat BI Fast, dan Rp 7.500 lewat online transfer yang disebutkan khusus untuk bank yang belum masuk BI Fast. Kasera Pay menagih Rp 3.000 per pencairan tanpa tingkat kedua, jadi bank tujuan tidak mengubah angkanya.
Channel apa yang ada di iPaymu tetapi tidak di Kasera Pay?
Cukup banyak, dan semuanya tercantum dengan tarif masing-masing pada 3 Oktober 2026: e-wallet dengan tombol tersendiri pada 3,5 persen, pembayaran di gerai Indomaret, Alfamart, dan Dan+Dan, COD sebesar 3 persen yang ditagih setelah barang dibayar dan diterima, direct debit sebesar 1,4 persen ditambah Rp 2.000, cicilan tanpa kartu kredit sebesar 1,5 persen ditambah Rp 5.000, QRIS statis untuk bisnis offline pada 0 sampai 0,3 persen, dan layanan escrow atau rekening bersama yang mereka sebut gratis. Kasera Pay hari ini aktif pada QRIS dan delapan bank Virtual Account saja, dan tidak punya padanan untuk kartu, COD maupun escrow.
Siapa yang memegang izin pembayarannya?
Pada perkara ini keduanya berdiri di tempat yang mirip, jadi bukan pembeda. Halaman iPaymu menyebut diri mereka platform solusi pembayaran yang menghubungkan bisnis dengan penyedia jasa pembayaran lewat satu integrasi, serta menyatakan terdaftar di Kementerian Komunikasi dan Informatika dengan nomor 004433.01/DJAI.PSE/07/2022 dan tersertifikasi PCI DSS. Pembayaran di Kasera Pay juga diproses lewat penyedia jasa pembayaran berlisensi. Kesimpulannya, uang pada kedua sisi berjalan di atas izin pihak lain, dan yang layak dibandingkan adalah tarif, channel, dan bentuk integrasinya.
Bentuk integrasinya sendiri, dari membuat permintaan pembayaran sampai verifikasi otomatis lewat webhook, dirangkum di API QRIS Kasera Pay.
Bandingkan dengan gateway lain
- Kasera Pay vs Bayarind
- Kasera Pay vs DOKU
- Kasera Pay vs Duitku
- Kasera Pay vs Durianpay
- Kasera Pay vs Faspay
- Kasera Pay vs Finpay
- Kasera Pay vs InterActive QRIS
- Kasera Pay vs KlikQRIS
- Kasera Pay vs LinkQu
- Kasera Pay vs Mayar
- Kasera Pay vs Midtrans
- Kasera Pay vs Moota
- Kasera Pay vs Pakasir
- Kasera Pay vs Paydia
- Kasera Pay vs Sakurupiah
- Kasera Pay vs TriPay
- Kasera Pay vs Xendit