Panduan · Terbit · Diperbarui
Pencairan dana ke rekening bank: kapan dicairkan, apa yang menahannya, dan biayanya
Pertanyaan yang paling sering muncul setelah pembayaran pertama masuk bukan soal cara menerima uang, melainkan kapan uang itu sampai ke rekening bank. Jawaban singkatnya: tiga hal menentukannya, dan ketiganya harus terpenuhi bersamaan. Pembayaran harus selesai diproses bank, saldo yang sudah selesai diproses itu harus mencapai ambang minimum, dan jadwal pencairan yang dipilih harus tiba. Satu saja tidak terpenuhi, uang tetap di tempat.
Panduan ini menjelaskan ketiganya secara berurutan, lalu hal-hal yang menahannya, biaya yang membuat frekuensi pencairan jadi keputusan uang, dan arti tiap status pada riwayat pencairan.
Lunas tidak sama dengan settlement
Sebuah pembayaran berstatus succeeded begitu pembayar menyelesaikan pembayaran. Status itu final dan tidak akan berubah menjadi gagal di belakang hari, jadi barang boleh dikirim atau layanan boleh dimulai saat itu juga. Yang belum selesai adalah perjalanan uangnya di sistem perbankan.
Pembayaran lunas selesai diproses bank pada hari kerja berikutnya. Pembayaran yang jatuh pada akhir pekan atau hari libur selesai diproses pada hari kerja setelahnya. Itu sebabnya saldo yang terlihat pada Sabtu sore bukan saldo yang bisa dicairkan Sabtu sore. Dashboard memisahkan kedua angka itu dan tidak menggabungkannya menjadi satu angka yang menyesatkan: ada bagian yang sudah settlement di bank dan siap dicairkan, dan ada bagian yang masih diproses. Pemisahan yang sama muncul di atas daftar transaksi, sehingga tidak perlu berpindah halaman untuk mengetahuinya.
Konsekuensi praktisnya untuk perencanaan kas: penjualan hari Jumat tidak bisa dipakai membayar pemasok hari Sabtu. Untuk usaha yang perputarannya harian, jarak satu hari kerja ini lebih penting daripada selisih tarif mana pun. Jarak itu melebar saat tanggal merah bersambung dengan cuti bersama, dan urutan menyiapkannya dibahas di artikel libur panjang dan arus kas.
Ambang minimum, dan kenapa saldo kecil menunggu
Transfer ke rekening bank punya nilai minimum. Sebuah pencairan hanya berangkat bila jumlah yang benar-benar dikirim, yaitu saldo yang sudah settlement dikurangi biaya pencairan, masih melewati minimum tersebut. Karena itu ambang efektifnya adalah minimum ditambah biaya, bukan minimum saja. Kesalahan membaca yang paling umum ada di sini: saldo yang persis sebesar minimum tetap tidak berangkat, karena setelah biaya dipotong jumlahnya turun di bawah minimum.
Saldo yang belum melewati ambang tidak hangus dan tidak dihitung ulang. Saldo itu menunggu dan ikut pada pencairan pertama yang melewatinya, jadi akun yang baru mulai akan melihat beberapa siklus jadwal terlewat tanpa pencairan, dan itu perilaku yang benar. Angka minimum dan biaya yang berlaku hari ini selalu tercantum di halaman Pencairan pada dashboard dan di ringkasan pencairan dana.
Verifikasi yang harus selesai sebelum pencairan pertama
Menerima pembayaran dan mencairkan pembayaran diverifikasi terpisah. Sebuah akun bisa menerima uang sebelum verifikasi penuh selesai, dan uang yang sudah masuk tetap aman, tetapi penerimaannya tidak berjalan tanpa batas: selama onboarding belum aktif berlaku jatah seumur akun sebesar 10 permintaan pembayaran dan Rp 1.000.000 nominal yang bisa diterima, seperti dijelaskan di referensi batas dan laju. Pencairan sendiri tetap dijeda sampai tiga hal beres:
- Verifikasi identitas tingkat penuh selesai. Tingkat verifikasi mana yang diminta, dan dokumen apa saja yang dipakai, dibahas terpisah di panduan payment gateway tanpa PT, termasuk untuk perorangan tanpa badan usaha.
- Rekening bank tujuan terdaftar dan terverifikasi. Rekening tujuan diisi di halaman Onboarding bersama data verifikasi, dan setelah itu Pengaturan → Bisnis hanya menampilkannya.
- Nama pemilik rekening cocok dengan nama pada verifikasi identitas. Nama yang tidak cocok memblokir pencairan sampai kecocokannya diperbaiki. Mencairkan ke rekening milik orang lain, misalnya rekening pasangan atau rekening bendahara lain, bukan sesuatu yang bisa dilewati dengan meminta pengecualian.
Ketiganya paling murah diselesaikan pada hari pendaftaran, jauh sebelum ada uang yang menunggu, dan paling mahal ditemukan saat saldo sudah menumpuk.
Memilih jadwal, dan kenapa frekuensi adalah keputusan uang
Jadwal pencairan dipilih di Pengaturan, dengan lima pilihan: harian, mingguan, dua minggu sekali, bulanan, dan manual. Pilihan manual berarti tidak ada yang berjalan otomatis sama sekali; dana dicairkan sendiri lewat Cairkan sekarang di halaman Pencairan kapan pun dikehendaki.
Biaya pencairan dipotong dari jumlah yang dikirim ke rekening, dan besarnya yang berlaku hari ini ada di ringkasan pencairan dana serta syarat dan ketentuan. Kuncinya ada pada kata per pencairan: biaya itu tidak dihitung per transaksi dan tidak naik mengikuti jumlah pembayaran yang ikut di dalamnya. Untuk penerimaan Rp 6.000.000 sebulan dengan biaya Rp 3.000 per pencairan, pilihan jadwalnya berbunyi seperti ini:
- Harian, sekitar 30 pencairan: Rp 90.000 sebulan, atau 1,5 persen dari penerimaan.
- Mingguan, sekitar 4 pencairan: Rp 12.000 sebulan, atau 0,2 persen.
- Bulanan, 1 pencairan: Rp 3.000 sebulan, atau 0,05 persen.
Angka-angka itu ilustrasi, tetapi polanya tetap pada nominal berapa pun: karena biayanya tetap, ongkosnya sebagai persentase turun ketika pencairan dijarangkan dan naik tajam ketika penerimaan kecil dicairkan sesering mungkin. Jarak antara harian dan mingguan pada contoh di atas adalah Rp 78.000 sebulan untuk uang yang sama persis, hanya berbeda kapan sampainya. Jadwal harian tetap masuk akal untuk usaha yang perputarannya memang harian; yang tidak masuk akal adalah memilihnya karena terdengar paling cepat.
Perlu dicatat, biaya pencairan berbeda dari biaya per pembayaran, yaitu tarif QRIS 0,7 persen ditambah Rp 250 biaya Kasera per transaksi berhasil. Tarif yang berlaku hari ini ada di halaman harga. Keduanya dipotong pada saat berbeda dan pada dasar berbeda, dan menjumlahkannya menjadi satu angka adalah cara tercepat salah menghitung margin. Cara memisahkan keduanya dalam pembukuan harian, termasuk mencocokkan satu baris mutasi bank dengan pencairan yang menyapunya, ada pada panduan rekonsiliasi harian toko online.
Membaca status pencairan
Riwayat pencairan memakai lima status, dan artinya berbeda dari status pembayaran masuk:
- Dijadwalkan. Pencairan sudah dibentuk dan mengklaim sejumlah saldo, tetapi belum diberangkatkan.
- Diproses. Sudah berangkat ke sistem perbankan dan belum dikonfirmasi selesai. Angka pada baris ini sudah keluar dari saldo dan belum sampai di rekening, dan dashboard menyebutnya secara eksplisit agar uangnya tidak seolah menghilang.
- Dicairkan. Selesai, uang sudah di rekening tujuan.
- Gagal. Ditolak sistem perbankan, umumnya karena detail rekening. Saldonya kembali dan pencairan diulang setelah detailnya diperbaiki.
- Ditinjau. Dihentikan oleh pemeriksaan sebelum transfer. Tepat sebelum uang berangkat, catatan internal dicocokkan dengan catatan penyedia jasa pembayaran berlisensi, dan pencairan yang tidak cocok ditahan, bukan dikirim. Status ini jarang muncul dan selalu berarti ada yang perlu dilihat manusia.
Tiap pencairan menampilkan rinciannya sendiri dalam bentuk saldo yang diambil dikurangi biaya pencairan sama dengan jumlah yang dikirim, sehingga selisih antara angka di dashboard dan angka di mutasi rekening selalu bisa ditelusuri tanpa menebak.
Hal yang memotong atau menahan pencairan berikutnya
Tiga hal menahan pencairan, dan tidak satu pun membuat uang yang sah hilang. Pengembalian dana bukan salah satunya: pada QRIS dan Virtual Account pengembalian dana adalah transfer dari rekening penjual sendiri, di luar Kasera Pay, dan biaya per transaksi pada pembayaran aslinya tidak ikut kembali karena pemrosesannya memang sudah terjadi.
- Sengketa yang terbuka. Bila sebuah sengketa membuat pencairan tidak aman, pencairan dapat ditahan sampai sengketanya selesai; pembayaran baru tetap bisa diterima selama itu.
- Verifikasi yang belum lengkap atau nama rekening yang tidak cocok. Pencairan dijeda sampai selesai, sementara pembayaran masuk tetap terkumpul.
- Pemeriksaan kepatuhan. Akun yang diduga dipakai untuk kegiatan pada daftar kebijakan penggunaan terlarang ditangguhkan dan pencairannya ditahan selama pemeriksaan. Kegiatan seperti donasi, penggalangan dana, tiket, dan pre-order berjangka panjang bukan termasuk yang dilarang, tetapi membutuhkan persetujuan tertulis lebih dulu, dan mengurusnya di awal jauh lebih murah daripada menjelaskannya setelah saldo tertahan.
Dua kesalahan yang paling mahal
Menjanjikan pengiriman uang di hari yang sama. Merchant yang meneruskan dana ke pihak lain, misalnya panitia atau vendor, sering menjanjikan tanggal berdasarkan tanggal pembayaran masuk. Tanggal yang benar dihitung dari saat dana selesai diproses bank, ditambah jadwal pencairan, ditambah waktu transfer bank tujuan.
Mencairkan sesering mungkin karena terasa aman. Pada penerimaan kecil, kebiasaan ini memakan porsi yang jauh lebih besar daripada selisih tarif per transaksi yang biasanya diributkan saat memilih penyedia.
Satu hal yang sebaiknya diselesaikan sebelum pencairan menjadi rutin: rekening tujuan hanya bisa diganti sendiri di halaman Onboarding, sebelum pengajuan dikirim atau setelah pengajuan ditolak. Selama pengajuan ditinjau atau usaha sudah aktif, perpindahannya lewat support di halo@kasera.id dan menahan pencairan sampai dilepas. Aturan pencocokan namanya dan urutan yang menekan jeda itu dibahas di artikel mengganti rekening pencairan.
Pertanyaan yang sering muncul
Kenapa pembayaran yang sudah lunas belum bisa dicairkan hari ini?
Karena lunas dan settlement adalah dua peristiwa berbeda. Pembayaran berstatus succeeded berarti pembayar sudah membayar dan uangnya dipastikan, tetapi dana itu baru selesai diproses bank pada hari kerja berikutnya. Pembayaran yang masuk Jumat malam, Sabtu, atau Minggu baru siap dicairkan Senin, dan hari libur nasional menggeser tanggalnya lagi. Halaman Pencairan memisahkan kedua angka itu secara terbuka: yang siap dicairkan dan yang masih diproses bank.
Kenapa saldo tidak ikut dicairkan padahal jadwalnya sudah lewat?
Hampir selalu karena saldo yang sudah settlement di bank belum mencapai ambang minimum. Ambangnya adalah minimum transfer ditambah biaya pencairan, karena yang harus lolos minimum adalah jumlah yang benar-benar dikirim setelah biaya dipotong, bukan jumlah sebelum dipotong. Saldo di bawah ambang tidak hilang dan tidak direset, melainkan menunggu dan ikut pada pencairan pertama yang melewatinya. Angka minimum dan biaya yang berlaku hari ini tercantum di halaman Pencairan.
Apakah biaya pencairan dihitung per transaksi atau per pencairan?
Per pencairan. Biaya pencairan dipotong sekali dari setiap pencairan, berapa pun jumlah pembayaran yang ikut di dalamnya, dan itu berbeda dari biaya per transaksi yang dikenakan saat pembayaran masuk.
Apa yang terjadi kalau pencairan gagal atau ditahan?
Dana tidak hilang dan tetap tercatat sebagai milik merchant. Pencairan yang gagal karena detail rekening keliru dicoba lagi setelah detailnya diperbaiki. Pencairan berstatus Ditinjau adalah pencairan yang dihentikan sebelum uang berangkat karena catatan internal tidak cocok dengan catatan penyedia jasa pembayaran, dan pemeriksaan itu memang dirancang menahan, bukan meneruskan lalu meminta maaf.